Apakah saat ini kamu
sedang menjalani program penurunan berat badan? Apakah kamu rutin
menjadwalkan olahraga? Jika ya, berhasilkah cara itu?
Terkadang kita sudah berusaha keras untuk menurunkan berat badan,
seperti rutin melakukan olahraga kardio, tetapi untuk turun 1 kg saja
rasanya sulit. Wajar jika banyak orang mencari berbagai cara menurunkan
berat badan tanpa olahraga.
Jika ada cara menurunkan berat badan tanpa olahraga, kamu pasti ingin
mencobanya, bukan? Memang tanpa olahraga berat badan tidak akan serta
merta mengalami penurunan yang drastis. Namun, bagi yang tidak memiliki
waktu berolahraga, beberapa cara berikut ini bisa dilakukan:
1. Mengunyah makanan pelan-pelan
Ilustrasi makan dekat Taj Mahal di Agra, Uttar Pradesh, India
Ilustrasi makan dekat Taj Mahal di Agra, Uttar Pradesh, India(byheaven)
Otak butuh waktu untuk memproses apa yang akan kita kerjakan. Begitu
juga ketika makan, otak harus memproses bahwa kita sudah cukup kenyang
untuk berhenti makan.
Mengunyah makan pelan-pelan, merasakan rasa makanan tersebut, lalu
menelannya dapat membuat kita sadar bahwa kita sedang makan. Itulah yang
disebut mindful eating.
Kamu mungkin sering merasa tidak benar-benar sadar ketika sedang makan
karena otak berkelana memikirkan pekerjaan, tugas sekolah, tugas di
rumah, dan masih banyak lagi sehingga otak tidak memiliki waktu untuk
memproses bahwa kita sudah kenyang.
Menguyah makanan pelan-pelan dapat meningkatkan rasa kenyang, selain itu
makanan juga dapat dicerna dengan baik oleh enzim-enzim yang berada di
mulut. Kalori yang masuk pun menjadi lebih sedikit.
Ulasan dari 23 observasi penelitian yang dikutip Authority Nutrition
menemukan bahwa pemakan cepat lebih mudah berat badannya naik jika
dibandingkan dengan pemakan santai.
Baca juga: Mengapa Mengunyah Makanan Pelan Cegah Kegemukan?
2. Pakai piring kecil
Ilustrasi makanan sehat
Ilustrasi makanan sehat(Rawpixel Ltd)
Piring atau wadah makanan bermacam-macam ukurannya. Sediakan piring
kecil di rumah atau di mana pun. Ketika membeli makanan yang tidak
sehat, gunakan piring ukuran kecil tersebut. Hal ini bisa menjadi trik
untuk otak.
Piring kecil dapat membuat makanan terlihat lebih besar, otak pun akan
menangkapnya seperti itu. Jika kita menggunakan piring kecil, porsi
makanan tidak sehat itu pun menjadi lebih sedikit.
Kamu juga bisa melakukan trik sebaliknya pada makanan sehat, taruh
makanan tersebut di piring yang lebih besar.
Baca juga: Lima Tips Kebiasaan Makan untuk Menurunkan Berat Badan
3. Konsumsi banyak protein
Ilustrasi Protein
Ilustrasi Protein(Celso Pupo rodrigues)
Protein memiliki fungsi untuk meningkatkan perasaan kenyang sehingga
dapat membantu mengrangi kalori. Hormon ghrelin—hormon yang menstimulasi
rasa kenyang—dan GLP-1 dapat dirangsang oleh protein.
Berdasarkan penelitian yang dikutip oleh Authority Nutrition, partisipan
terbantu untuk memakan 441 lebih sedikit kalori per hari dan dapat
menurunkan berat badan sekitar 4 kg dalam 12 minggu, tanpa membatasi apa
pun, hanya dengan meningkatkan asupan protein 15-30 persen.
Kita bisa mendapatkan protein dari telur sebagai menu sarapan. Makan
telur saat sarapan dipercaya akan membantu memasukan asupan kalori lebih
sedikit untuk makan siang, bahkan sepanjang hari dan selama 36 jam ke
depan. Protein juga dapat ditemukan pada dada ayam, ikan, Greek yogurt,
dan kacang almond.
Baca juga: 7 Santapan dengan Protein Terbaik untuk Turunkan Berat Badan
4. Jangan taruh makanan yang tidak sehat di tempat yang terlihat
Ilustrasi makanan dalam microwave
Ilustrasi makanan dalam microwave(monkeybusinessimages)
Menaruh makanan atau jajanan yang tidak sehat di tempat terlihat dapat
membuat kita tergiur memakannya lagi dan lagi. Menyamil yang tidak sehat
juga dapat menaikkan berat badan.
Sering kali, kita menaruh makanan yang tinggi kalori di tempat terbuka,
mudah dijangkau, serta memiliki ruang yang lebih banyak dibandingkan
dengan tempat untuk menaruh buah. Jika kamu termasuk ke dalam kelompok
ini, sebaiknya mulai mengganti caranya sekarang.
Baca juga: 10 Kiat Mengontrol Konsumsi Makanan Manis
5. Perbanyak makanan yang mengandung serat
Ilustrasi makanan sehat
Ilustrasi makanan sehat (Foxys_forest_manufacture)
Cara menurunkan berat badan yang efektif adalah memperbanyak makan
serat. Makanan yang kaya akan serat membantu kita merasa kenyang dalam
jangka waktu yang lama.
Salah satu jenis serat, yaitu serat kental, dapat membentuk gel ketika
terjadi kontak dengan air. Gel ini akan meningkatkan waktu untuk
menyerap nutrisi dan memperlambat pencernaan, sehingga lambung tidak
cepat kosong.
Serat kental ini dapat ditemukan di sereal gandum, sayuran, buah,
kacang-kacangan, dan biji rami. Selain itu, kita juga bisa
mendapatkannya pada suplemen glucomannan.
Ilustrasi minum air
Ilustrasi minum air(MongkolChuewong)
Cara lain untuk menurunkan berat badan tanpa olahraga adalah dengan
meminum air putih sebelum makan. Ini dapat membuat kita memakan sedikit
kalori.
Dehidrasi juga dapat memicu rasa lapar, sebab saat dehidrasi, otak
kebingungan menangkap sinyal tubuh, sehingga diterjemahkan sebagai rasa
lapar.
Meminum sekitar 0,5 liter air setengah jam sebelum makan, dapat
mengurangi rasa lapar.
Partisipan dari penelitian yang melakukan cara ini, berat badannya turun
sekitar 44% dalam 12 minggu dibandingkan dengan yang tidak melakukan
cara ini. Usahakan yang dikonsumsi adalah air putih, hindari minuman
manis.
Baca juga: Rasakan 5 Manfaat Tak Terduga Berkat Minum Air Hangat
7. Ubah porsi makan menjadi lebih sedikit
Ilustrasi makan stroberi
Ilustrasi makan stroberi(Medioimages/Photodisc)
Awalnya memang akan sulit. Namun ketika berhasil, maka kamu akan
terbiasa dengan porsi sedikit tersebut.
Sebaliknya jika terbiasa dengan porsi banyak, kita akan terdorong untuk
memakan porsi lebih besar ketika lapar. Porsi makan yang besar
menimbulkan risiko obesitas.
Baca juga: 6 Tips Mengurangi Porsi Makan Tanpa Kelaparan
8. Hindari makan sambil melakukan hal lain
Ilustrasi makan sambil bekerja
Ilustrasi makan sambil bekerja(DragonImages)
Seperti yang sudah dijelaskan di atas, ketika makan sebaiknya tidak
memikirkan hal lain atau melakukan pekerjaan lain. Hindari makan sambil
menonton televisi atau kerja di depan komputer.
Orang yang terdistraksi saat makan, dapat memakan sekitar lebih dari 25%
kalori dibanding yang tidak terdistraksi.
Baca juga: Mindful Eating, Rahasia Diet Sukses Tanpa Harus Kelaparan
9. Jaga pola tidur dan hindari stres
Ilustrasi tidur siang menggunakan hammock
Ilustrasi tidur siang menggunakan hammock(petrenkod)
Ketika kurang tidur, hormon leptin (hormon yang merangsang rasa lapar)
dan hormon ghrelin menjadi terganggu.
Sedangkan, stres dapat meningkatkan produksi hormon kortisol, hormon ini
dapat mengganggu kerja hormon-hormon lain. Jika hormon-hormon tersebut
terganggu, rasa lapar dan ngidam makanan pun menjadi meningkat.
10. Aktif bergerak
ilustrasi menggunakan tangga
ilustrasi menggunakan tangga(DragonImages)
Siapa bilang membakar kalori hanya dengan olahraga saja? Cara menurunkan
berat badan tanpa olahraga bukan berarti bisa tidak bergerak sama
sekali.
Kita bisa membakar kalori hanya dengan membersihkan rumah, mengajak
anjing jalan-jalan, bahkan menaiki tangga.
Menurut fisiologi olahraga dan pelatih pribadi di Northem, California
yang dikutip Prevention.com, “Nyalakan musik, tambahkan semangat yang
membara, dan nikmati gerakanmu.”
Kamu juga bisa pergi membeli makanan atau keperluan sendiri, tanpa
meminta tolong pada orang. Membawa barang belanjaan bisa menjadi
olahraga ringan yang membakar kalori tanpa disadari.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "10 Cara Menurunkan Berat Badan Tanpa Olahraga", https://lifestyle.kompas.com/read/2018/07/20/110857220/10-cara-menurunkan-berat-badan-tanpa-olahraga?page=all.
Editor : Wisnubrata
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "10 Cara Menurunkan Berat Badan Tanpa Olahraga", https://lifestyle.kompas.com/read/2018/07/20/110857220/10-cara-menurunkan-berat-badan-tanpa-olahraga?page=all.
Editor : Wisnubrata
Donat adalah kue yang disukai semua orang. Berbagai macam donat hadir sebagai sajian yang disuka sepanjang masa. Donat Kentang yang empuk dan enak bisa kamu bikin dari resep ini.
Bahan:
- 200 gram tepung terigu
- 100 gram kentang, rebus, kupas kulitnya, haluskan
- 50 gram gula pasir
- 15 gram susu bubuk
- 40 gram margarin
- 1/2 bungkus ragi instant (kurang lebih 5 gram)
- 1/2 sdt baking powder
- 4 butir kuning telur
- 100 ml air es
- 1/4 sdt garam
- 250 gram cokelat masak
- 100 gram margarin
- Meises secukupnya
Cara Membuat Donat:
- Campur tepung terigu, gula, ragi, baking powder dan susu bubuk, aduk rata. Ayak jika perlu.
- Masukkan telur, kentang dan air es sedikit demi sedikit, uleni hingga kalis.
- Tambahkan garam dan margarin, uleni kembali hingga kalis dan elastis.
- Tutup adonan dengan serbet bersih atau plastik selama 15 menit.
- Kempeskan adonan yang sudah didiamkan, potong adonan seberat 30 gram lalu bentuk bulat. Diamkan selama 10 menit.
- Bentuk adonan yang sudah mengembang menjadi bolong di bagian tengah.
- Letakkan adonan donat di atas loyang yang sudah diolesi dengan tepung terigu tipis. Diamkan selama 1 jam.
- Goreng donat dalam minyak panas dengan api sedang. Angkat donat jika sudah berwarna kuning kecokelatan.
- Tim mentega dan cokelat hingga leleh.
- Celupkan satu bagian donat dalam lelehan cokelat. Balik dan taburi dengan meises.
- Tunggu hingga cokelat leleh dingin dan membeku.
- Donat siap dihidangkan.
Apakah saat ini kamu
sedang menjalani program penurunan berat badan? Apakah kamu rutin
menjadwalkan olahraga? Jika ya, berhasilkah cara itu?
Terkadang kita sudah berusaha keras untuk menurunkan berat badan,
seperti rutin melakukan olahraga kardio, tetapi untuk turun 1 kg saja
rasanya sulit. Wajar jika banyak orang mencari berbagai cara menurunkan
berat badan tanpa olahraga.
Jika ada cara menurunkan berat badan tanpa olahraga, kamu pasti ingin
mencobanya, bukan? Memang tanpa olahraga berat badan tidak akan serta
merta mengalami penurunan yang drastis. Namun, bagi yang tidak memiliki
waktu berolahraga, beberapa cara berikut ini bisa dilakukan:
1. Mengunyah makanan pelan-pelan
Ilustrasi makan dekat Taj Mahal di Agra, Uttar Pradesh, India
Ilustrasi makan dekat Taj Mahal di Agra, Uttar Pradesh, India(byheaven)
Otak butuh waktu untuk memproses apa yang akan kita kerjakan. Begitu
juga ketika makan, otak harus memproses bahwa kita sudah cukup kenyang
untuk berhenti makan.
Mengunyah makan pelan-pelan, merasakan rasa makanan tersebut, lalu
menelannya dapat membuat kita sadar bahwa kita sedang makan. Itulah yang
disebut mindful eating.
Kamu mungkin sering merasa tidak benar-benar sadar ketika sedang makan
karena otak berkelana memikirkan pekerjaan, tugas sekolah, tugas di
rumah, dan masih banyak lagi sehingga otak tidak memiliki waktu untuk
memproses bahwa kita sudah kenyang.
Menguyah makanan pelan-pelan dapat meningkatkan rasa kenyang, selain itu
makanan juga dapat dicerna dengan baik oleh enzim-enzim yang berada di
mulut. Kalori yang masuk pun menjadi lebih sedikit.
Ulasan dari 23 observasi penelitian yang dikutip Authority Nutrition
menemukan bahwa pemakan cepat lebih mudah berat badannya naik jika
dibandingkan dengan pemakan santai.
Baca juga: Mengapa Mengunyah Makanan Pelan Cegah Kegemukan?
2. Pakai piring kecil
Ilustrasi makanan sehat
Ilustrasi makanan sehat(Rawpixel Ltd)
Piring atau wadah makanan bermacam-macam ukurannya. Sediakan piring
kecil di rumah atau di mana pun. Ketika membeli makanan yang tidak
sehat, gunakan piring ukuran kecil tersebut. Hal ini bisa menjadi trik
untuk otak.
Piring kecil dapat membuat makanan terlihat lebih besar, otak pun akan
menangkapnya seperti itu. Jika kita menggunakan piring kecil, porsi
makanan tidak sehat itu pun menjadi lebih sedikit.
Kamu juga bisa melakukan trik sebaliknya pada makanan sehat, taruh
makanan tersebut di piring yang lebih besar.
Baca juga: Lima Tips Kebiasaan Makan untuk Menurunkan Berat Badan
3. Konsumsi banyak protein
Ilustrasi Protein
Ilustrasi Protein(Celso Pupo rodrigues)
Protein memiliki fungsi untuk meningkatkan perasaan kenyang sehingga
dapat membantu mengrangi kalori. Hormon ghrelin—hormon yang menstimulasi
rasa kenyang—dan GLP-1 dapat dirangsang oleh protein.
Berdasarkan penelitian yang dikutip oleh Authority Nutrition, partisipan
terbantu untuk memakan 441 lebih sedikit kalori per hari dan dapat
menurunkan berat badan sekitar 4 kg dalam 12 minggu, tanpa membatasi apa
pun, hanya dengan meningkatkan asupan protein 15-30 persen.
Kita bisa mendapatkan protein dari telur sebagai menu sarapan. Makan
telur saat sarapan dipercaya akan membantu memasukan asupan kalori lebih
sedikit untuk makan siang, bahkan sepanjang hari dan selama 36 jam ke
depan. Protein juga dapat ditemukan pada dada ayam, ikan, Greek yogurt,
dan kacang almond.
Baca juga: 7 Santapan dengan Protein Terbaik untuk Turunkan Berat Badan
4. Jangan taruh makanan yang tidak sehat di tempat yang terlihat
Ilustrasi makanan dalam microwave
Ilustrasi makanan dalam microwave(monkeybusinessimages)
Menaruh makanan atau jajanan yang tidak sehat di tempat terlihat dapat
membuat kita tergiur memakannya lagi dan lagi. Menyamil yang tidak sehat
juga dapat menaikkan berat badan.
Sering kali, kita menaruh makanan yang tinggi kalori di tempat terbuka,
mudah dijangkau, serta memiliki ruang yang lebih banyak dibandingkan
dengan tempat untuk menaruh buah. Jika kamu termasuk ke dalam kelompok
ini, sebaiknya mulai mengganti caranya sekarang.
Baca juga: 10 Kiat Mengontrol Konsumsi Makanan Manis
5. Perbanyak makanan yang mengandung serat
Ilustrasi makanan sehat
Ilustrasi makanan sehat (Foxys_forest_manufacture)
Cara menurunkan berat badan yang efektif adalah memperbanyak makan
serat. Makanan yang kaya akan serat membantu kita merasa kenyang dalam
jangka waktu yang lama.
Salah satu jenis serat, yaitu serat kental, dapat membentuk gel ketika
terjadi kontak dengan air. Gel ini akan meningkatkan waktu untuk
menyerap nutrisi dan memperlambat pencernaan, sehingga lambung tidak
cepat kosong.
Serat kental ini dapat ditemukan di sereal gandum, sayuran, buah,
kacang-kacangan, dan biji rami. Selain itu, kita juga bisa
mendapatkannya pada suplemen glucomannan.
Ilustrasi minum air
Ilustrasi minum air(MongkolChuewong)
Cara lain untuk menurunkan berat badan tanpa olahraga adalah dengan
meminum air putih sebelum makan. Ini dapat membuat kita memakan sedikit
kalori.
Dehidrasi juga dapat memicu rasa lapar, sebab saat dehidrasi, otak
kebingungan menangkap sinyal tubuh, sehingga diterjemahkan sebagai rasa
lapar.
Meminum sekitar 0,5 liter air setengah jam sebelum makan, dapat
mengurangi rasa lapar.
Partisipan dari penelitian yang melakukan cara ini, berat badannya turun
sekitar 44% dalam 12 minggu dibandingkan dengan yang tidak melakukan
cara ini. Usahakan yang dikonsumsi adalah air putih, hindari minuman
manis.
Baca juga: Rasakan 5 Manfaat Tak Terduga Berkat Minum Air Hangat
7. Ubah porsi makan menjadi lebih sedikit
Ilustrasi makan stroberi
Ilustrasi makan stroberi(Medioimages/Photodisc)
Awalnya memang akan sulit. Namun ketika berhasil, maka kamu akan
terbiasa dengan porsi sedikit tersebut.
Sebaliknya jika terbiasa dengan porsi banyak, kita akan terdorong untuk
memakan porsi lebih besar ketika lapar. Porsi makan yang besar
menimbulkan risiko obesitas.
Baca juga: 6 Tips Mengurangi Porsi Makan Tanpa Kelaparan
8. Hindari makan sambil melakukan hal lain
Ilustrasi makan sambil bekerja
Ilustrasi makan sambil bekerja(DragonImages)
Seperti yang sudah dijelaskan di atas, ketika makan sebaiknya tidak
memikirkan hal lain atau melakukan pekerjaan lain. Hindari makan sambil
menonton televisi atau kerja di depan komputer.
Orang yang terdistraksi saat makan, dapat memakan sekitar lebih dari 25%
kalori dibanding yang tidak terdistraksi.
Baca juga: Mindful Eating, Rahasia Diet Sukses Tanpa Harus Kelaparan
9. Jaga pola tidur dan hindari stres
Ilustrasi tidur siang menggunakan hammock
Ilustrasi tidur siang menggunakan hammock(petrenkod)
Ketika kurang tidur, hormon leptin (hormon yang merangsang rasa lapar)
dan hormon ghrelin menjadi terganggu.
Sedangkan, stres dapat meningkatkan produksi hormon kortisol, hormon ini
dapat mengganggu kerja hormon-hormon lain. Jika hormon-hormon tersebut
terganggu, rasa lapar dan ngidam makanan pun menjadi meningkat.
10. Aktif bergerak
ilustrasi menggunakan tangga
ilustrasi menggunakan tangga(DragonImages)
Siapa bilang membakar kalori hanya dengan olahraga saja? Cara menurunkan
berat badan tanpa olahraga bukan berarti bisa tidak bergerak sama
sekali.
Kita bisa membakar kalori hanya dengan membersihkan rumah, mengajak
anjing jalan-jalan, bahkan menaiki tangga.
Menurut fisiologi olahraga dan pelatih pribadi di Northem, California
yang dikutip Prevention.com, “Nyalakan musik, tambahkan semangat yang
membara, dan nikmati gerakanmu.”
Kamu juga bisa pergi membeli makanan atau keperluan sendiri, tanpa
meminta tolong pada orang. Membawa barang belanjaan bisa menjadi
olahraga ringan yang membakar kalori tanpa disadari.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "10 Cara Menurunkan Berat Badan Tanpa Olahraga", https://lifestyle.kompas.com/read/2018/07/20/110857220/10-cara-menurunkan-berat-badan-tanpa-olahraga?page=all.
Editor : Wisnubrata
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "10 Cara Menurunkan Berat Badan Tanpa Olahraga", https://lifestyle.kompas.com/read/2018/07/20/110857220/10-cara-menurunkan-berat-badan-tanpa-olahraga?page=all.
Editor : Wisnubrata
Apakah saat ini kamu
sedang menjalani program penurunan berat badan? Apakah kamu rutin
menjadwalkan olahraga? Jika ya, berhasilkah cara itu?
Terkadang kita sudah berusaha keras untuk menurunkan berat badan,
seperti rutin melakukan olahraga kardio, tetapi untuk turun 1 kg saja
rasanya sulit. Wajar jika banyak orang mencari berbagai cara menurunkan
berat badan tanpa olahraga.
Jika ada cara menurunkan berat badan tanpa olahraga, kamu pasti ingin
mencobanya, bukan? Memang tanpa olahraga berat badan tidak akan serta
merta mengalami penurunan yang drastis. Namun, bagi yang tidak memiliki
waktu berolahraga, beberapa cara berikut ini bisa dilakukan:
1. Mengunyah makanan pelan-pelan
Ilustrasi makan dekat Taj Mahal di Agra, Uttar Pradesh, India
Ilustrasi makan dekat Taj Mahal di Agra, Uttar Pradesh, India(byheaven)
Otak butuh waktu untuk memproses apa yang akan kita kerjakan. Begitu
juga ketika makan, otak harus memproses bahwa kita sudah cukup kenyang
untuk berhenti makan.
Mengunyah makan pelan-pelan, merasakan rasa makanan tersebut, lalu
menelannya dapat membuat kita sadar bahwa kita sedang makan. Itulah yang
disebut mindful eating.
Kamu mungkin sering merasa tidak benar-benar sadar ketika sedang makan
karena otak berkelana memikirkan pekerjaan, tugas sekolah, tugas di
rumah, dan masih banyak lagi sehingga otak tidak memiliki waktu untuk
memproses bahwa kita sudah kenyang.
Menguyah makanan pelan-pelan dapat meningkatkan rasa kenyang, selain itu
makanan juga dapat dicerna dengan baik oleh enzim-enzim yang berada di
mulut. Kalori yang masuk pun menjadi lebih sedikit.
Ulasan dari 23 observasi penelitian yang dikutip Authority Nutrition
menemukan bahwa pemakan cepat lebih mudah berat badannya naik jika
dibandingkan dengan pemakan santai.
Baca juga: Mengapa Mengunyah Makanan Pelan Cegah Kegemukan?
2. Pakai piring kecil
Ilustrasi makanan sehat
Ilustrasi makanan sehat(Rawpixel Ltd)
Piring atau wadah makanan bermacam-macam ukurannya. Sediakan piring
kecil di rumah atau di mana pun. Ketika membeli makanan yang tidak
sehat, gunakan piring ukuran kecil tersebut. Hal ini bisa menjadi trik
untuk otak.
Piring kecil dapat membuat makanan terlihat lebih besar, otak pun akan
menangkapnya seperti itu. Jika kita menggunakan piring kecil, porsi
makanan tidak sehat itu pun menjadi lebih sedikit.
Kamu juga bisa melakukan trik sebaliknya pada makanan sehat, taruh
makanan tersebut di piring yang lebih besar.
Baca juga: Lima Tips Kebiasaan Makan untuk Menurunkan Berat Badan
3. Konsumsi banyak protein
Ilustrasi Protein
Ilustrasi Protein(Celso Pupo rodrigues)
Protein memiliki fungsi untuk meningkatkan perasaan kenyang sehingga
dapat membantu mengrangi kalori. Hormon ghrelin—hormon yang menstimulasi
rasa kenyang—dan GLP-1 dapat dirangsang oleh protein.
Berdasarkan penelitian yang dikutip oleh Authority Nutrition, partisipan
terbantu untuk memakan 441 lebih sedikit kalori per hari dan dapat
menurunkan berat badan sekitar 4 kg dalam 12 minggu, tanpa membatasi apa
pun, hanya dengan meningkatkan asupan protein 15-30 persen.
Kita bisa mendapatkan protein dari telur sebagai menu sarapan. Makan
telur saat sarapan dipercaya akan membantu memasukan asupan kalori lebih
sedikit untuk makan siang, bahkan sepanjang hari dan selama 36 jam ke
depan. Protein juga dapat ditemukan pada dada ayam, ikan, Greek yogurt,
dan kacang almond.
Baca juga: 7 Santapan dengan Protein Terbaik untuk Turunkan Berat Badan
4. Jangan taruh makanan yang tidak sehat di tempat yang terlihat
Ilustrasi makanan dalam microwave
Ilustrasi makanan dalam microwave(monkeybusinessimages)
Menaruh makanan atau jajanan yang tidak sehat di tempat terlihat dapat
membuat kita tergiur memakannya lagi dan lagi. Menyamil yang tidak sehat
juga dapat menaikkan berat badan.
Sering kali, kita menaruh makanan yang tinggi kalori di tempat terbuka,
mudah dijangkau, serta memiliki ruang yang lebih banyak dibandingkan
dengan tempat untuk menaruh buah. Jika kamu termasuk ke dalam kelompok
ini, sebaiknya mulai mengganti caranya sekarang.
Baca juga: 10 Kiat Mengontrol Konsumsi Makanan Manis
5. Perbanyak makanan yang mengandung serat
Ilustrasi makanan sehat
Ilustrasi makanan sehat (Foxys_forest_manufacture)
Cara menurunkan berat badan yang efektif adalah memperbanyak makan
serat. Makanan yang kaya akan serat membantu kita merasa kenyang dalam
jangka waktu yang lama.
Salah satu jenis serat, yaitu serat kental, dapat membentuk gel ketika
terjadi kontak dengan air. Gel ini akan meningkatkan waktu untuk
menyerap nutrisi dan memperlambat pencernaan, sehingga lambung tidak
cepat kosong.
Serat kental ini dapat ditemukan di sereal gandum, sayuran, buah,
kacang-kacangan, dan biji rami. Selain itu, kita juga bisa
mendapatkannya pada suplemen glucomannan.
Ilustrasi minum air
Ilustrasi minum air(MongkolChuewong)
Cara lain untuk menurunkan berat badan tanpa olahraga adalah dengan
meminum air putih sebelum makan. Ini dapat membuat kita memakan sedikit
kalori.
Dehidrasi juga dapat memicu rasa lapar, sebab saat dehidrasi, otak
kebingungan menangkap sinyal tubuh, sehingga diterjemahkan sebagai rasa
lapar.
Meminum sekitar 0,5 liter air setengah jam sebelum makan, dapat
mengurangi rasa lapar.
Partisipan dari penelitian yang melakukan cara ini, berat badannya turun
sekitar 44% dalam 12 minggu dibandingkan dengan yang tidak melakukan
cara ini. Usahakan yang dikonsumsi adalah air putih, hindari minuman
manis.
Baca juga: Rasakan 5 Manfaat Tak Terduga Berkat Minum Air Hangat
7. Ubah porsi makan menjadi lebih sedikit
Ilustrasi makan stroberi
Ilustrasi makan stroberi(Medioimages/Photodisc)
Awalnya memang akan sulit. Namun ketika berhasil, maka kamu akan
terbiasa dengan porsi sedikit tersebut.
Sebaliknya jika terbiasa dengan porsi banyak, kita akan terdorong untuk
memakan porsi lebih besar ketika lapar. Porsi makan yang besar
menimbulkan risiko obesitas.
Baca juga: 6 Tips Mengurangi Porsi Makan Tanpa Kelaparan
8. Hindari makan sambil melakukan hal lain
Ilustrasi makan sambil bekerja
Ilustrasi makan sambil bekerja(DragonImages)
Seperti yang sudah dijelaskan di atas, ketika makan sebaiknya tidak
memikirkan hal lain atau melakukan pekerjaan lain. Hindari makan sambil
menonton televisi atau kerja di depan komputer.
Orang yang terdistraksi saat makan, dapat memakan sekitar lebih dari 25%
kalori dibanding yang tidak terdistraksi.
Baca juga: Mindful Eating, Rahasia Diet Sukses Tanpa Harus Kelaparan
9. Jaga pola tidur dan hindari stres
Ilustrasi tidur siang menggunakan hammock
Ilustrasi tidur siang menggunakan hammock(petrenkod)
Ketika kurang tidur, hormon leptin (hormon yang merangsang rasa lapar)
dan hormon ghrelin menjadi terganggu.
Sedangkan, stres dapat meningkatkan produksi hormon kortisol, hormon ini
dapat mengganggu kerja hormon-hormon lain. Jika hormon-hormon tersebut
terganggu, rasa lapar dan ngidam makanan pun menjadi meningkat.
10. Aktif bergerak
ilustrasi menggunakan tangga
ilustrasi menggunakan tangga(DragonImages)
Siapa bilang membakar kalori hanya dengan olahraga saja? Cara menurunkan
berat badan tanpa olahraga bukan berarti bisa tidak bergerak sama
sekali.
Kita bisa membakar kalori hanya dengan membersihkan rumah, mengajak
anjing jalan-jalan, bahkan menaiki tangga.
Menurut fisiologi olahraga dan pelatih pribadi di Northem, California
yang dikutip Prevention.com, “Nyalakan musik, tambahkan semangat yang
membara, dan nikmati gerakanmu.”
Kamu juga bisa pergi membeli makanan atau keperluan sendiri, tanpa
meminta tolong pada orang. Membawa barang belanjaan bisa menjadi
olahraga ringan yang membakar kalori tanpa disadari.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "10 Cara Menurunkan Berat Badan Tanpa Olahraga", https://lifestyle.kompas.com/read/2018/07/20/110857220/10-cara-menurunkan-berat-badan-tanpa-olahraga?page=all.
Editor : Wisnubrata
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "10 Cara Menurunkan Berat Badan Tanpa Olahraga", https://lifestyle.kompas.com/read/2018/07/20/110857220/10-cara-menurunkan-berat-badan-tanpa-olahraga?page=all.
Editor : Wisnubrata


0 Komentar